AdvertorialBangka

BSKM Polman Babel Tingkatkan Kompetensi Pengurus Bank Sampah Melalui Pelatihan IoT dan AI

×

BSKM Polman Babel Tingkatkan Kompetensi Pengurus Bank Sampah Melalui Pelatihan IoT dan AI

Sebarkan artikel ini

SUNGAILIAT, OkeyBung.com Upaya digitalisasi pengelolaan sampah di tingkat desa terus bergerak maju. Hal ini terlihat dari pendampingan serta implementasi teknologi Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) oleh Tim Bank Sampah Karya Mandiri (BSKM) di Bank Sampah Karyamandiri Desa Karya makmur, Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini menjadi lanjutan dari program modernisasi sistem bank sampah yang telah dimulai sejak awal bulan.

Tim BSKM terdiri dari Riki Afriansyah, M.T., Setya Pratama, M.Si., Ocsirendi, M.Tr., Frizscha Audrey Nugraha, Adinda Islamaya, Juliarti Safitri, Monika, dan Vanessa Angelika. Kehadiran tim lengkap ini memastikan seluruh aspek implementasi, mulai dari perangkat IoT, sistem AI, hingga pengelolaan website, tersampaikan secara komprehensif kepada pengurus dan anggota bank sampah.

Pendampingan meliputi pelatihan pengelolaan website BSKM serta praktik penggunaan timbangan IoT yang mampu mencatat data sampah secara otomatis, akurat, dan terintegrasi. Teknologi ini diharapkan menjadi pondasi baru bagi sistem administrasi bank sampah yang lebih modern dan efisien.

Dalam sesi pelatihan, Frizscha, Adinda, dan Juliarti memperkenalkan berbagai fitur website, mulai dari pencatatan transaksi, pengecekan saldo tabungan sampah, hingga akses informasi para anggota.

Tak kalah menarik, Monika dan Vanessa mendemonstrasikan kecerdasan AI yang mampu mengenali jenis sampah sekaligus menyediakan fitur edukasi berbasis AI bagi masyarakat.

Kegiatan ini sangat mendapatkan perhatian khusus dari Kepala Desa Karya makmur, Barwi Arkoni, SE, N. LP, yang hadir langsung meninjau proses implementasi teknologi tersebut dengan inovasi yang diinisiasi tim BSKM kampus Polman Babel.

Menurut Barwi, penerapan teknologi ini membawa dampak besar bagi pengembangan bank sampah desa dan penggunaan sistem IoT dan AI membuat Bank Sampah Karya Mandiri semakin maju, berkembang, dan mampu mengikuti era modern.

Tak hanya sebatas itu, kebutuhan teknologi di desa terus meningkat agar pendampingan seperti ini bukan hanya berhenti di sini, tetapi berlanjut menjadi program pengembangan desa berbasis teknologi.

“Alhamdulillah, semoga program dari dosen Polman Babel ini sangat membantu aktivitas pengelolaan sampah di Desa Karya Makmur,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Tim BSKM, Riki Afriansyah, M.T., menjelaskan bahwa pendampingan ini bukan hanya meningkatkan kemampuan teknis para pengelola, tetapi juga membuka peluang transformasi menuju pengelolaan sampah yang efektif, transparan, dan berkelanjutan.

“Integrasi IoT dan AI memungkinkan pemantauan volume sampah secara real-time, mempercepat proses pemilahan, dan meminimalkan kesalahan pencatatan,” tuturnya, pada Senin (24/11/2025).

“Secara keseluruhan, implementasi IoT dan AI di Bank Sampah Karya Mandiri bukan hanya meningkatkan efektivitas manajemen sampah, tetapi juga mendorong transformasi digital di tingkat desa karena dapat digunakan untuk mendukung ekonomi sirkular, meningkatkan keterlibatan masyarakat, dan membawa Desa Karya Makmur menuju pengelolaan lingkungan yang lebih cerdas dan berkelanjutan,” tegas Riki. (Humas/Adv)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *