Pangkalpinang, OkeyBung.com – Pekerjaan Pembangunan Gedung Poltekes Pangkalpinang yang dikerjakan oleh PT. Bunda dengan nilai kontrak Rp 15.261.566.000.00 telah molor.
Pekerjaan yang berkontrak dari 4 Agustus 2023 dengan masa pekerjaan 140 Hari Kalender harusnya berakhir pada 21 Desember 2023, namun hingga kini pekerjaan belum kelar.
AR yang merupakan warga masyarakat sekaligus ahli fisik bangunan asal Bangka Belitung (Babel) yang sudah memprediksi keterlambatan pekerjaan ini dari awal.
“Sudah saya prediksi dari awal bahwa pekerjaan ini bakal terlambat,” ujar AR, Rabu (10/1/2024).
Dirinya pun menjelaskan beberapa alasan dari analisanya, kami melihat bahwa pekerjaan ini disinyalir penuh dengan intrik dan settingan.
“Salah satu indikasinya, adanya pergantian konsultan pada pekerjaan ini. coba tanya PPK, selama hampir 2 bulan awal pekerjaan ini tanpa adanya pendampingan konsultan. siapa yang bisa pastikan pekerjaan ini sesuai dengan mutu yang diharap dan bisa seuai dengan progresh awal, makanya bisa molor seperti ini,” lanjutnya.
Pakar pembangunan sekaligus konsultan asal Babel ini pun menduga ada main mata antara PPK dan Kontrakror.
“Maaf bukan berbicara asal daerah, perlu diketahui PPK dan Kontraktor berasal dari daerah yang sama Belitung, itulah makanya perlu dipertanyakan ada kepentingan apa dan siapa sampai harus mengganti Konsultan Pengawas saat itu dari PT Titian Cahaya consultant yang sudah ditetapkan lewat tender oleh LPSE diduga diganti dan digagalkan oleh PPK,” katanya.
Apalagi dengan adanya kabar, bahwa 2 pekerjaan besar di Poltekes Pangkalpinang dikerjakan oleh kontraktor dan pengusaha yang sama dengan PPK yang sama.
“Coba tanyakan masalah denda keterlambatan itu seperti apa? jangan sampai karena ada satu dan lain hal, PPK mengenyampingkan dan melakukan manipulasi denda keterlambatan,” tandas AR.
Sementara PPK Pekerjaan Khoirul Anam dan Kontraktor dari PT Bunda hingga berita tayang belum memberikan tanggapan.