banner 970x250
Bangka TengahDaerah

Algafry Sentil Peran Ayah, Sikap pada Istri Jadi Cerminan bagi Anak

×

Algafry Sentil Peran Ayah, Sikap pada Istri Jadi Cerminan bagi Anak

Sebarkan artikel ini

KOBA, OkeyBung.com — Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menegaskan pentingnya peran laki-laki, khususnya ayah, dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan penguatan peran laki-laki di Gedung Serba Guna Bangka Tengah, Kecamatan Koba, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan peserta laki-laki dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangka Tengah. Sejumlah narasumber turut hadir, di antaranya Kapolres Bangka Tengah I Gede Nyoman Bratasena, Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah Abvianto Syaifulloh, serta Hendi Kurniah.

Dalam sambutannya, Algafry menekankan bahwa kegiatan ini secara khusus menyasar kaum laki-laki sebagai langkah strategis menekan angka kekerasan dalam keluarga. Ia menyebut, peran ayah tidak bisa lagi dipandang sebatas pencari nafkah.

“Fokus kita hari ini mengajak para ayah untuk benar-benar hadir. Tidak hanya secara fisik, tapi juga emosional. Ke depan, kegiatan serupa juga akan melibatkan para ibu,” ujarnya.

Menurut Algafry, setiap anak yang lahir merupakan amanah yang harus dijaga bersama. Karena itu, orang tua dituntut membangun kedekatan emosional sekaligus memberikan rasa aman bagi anak.

Ia mengingatkan, banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak justru terjadi di lingkungan keluarga. Kondisi ini, kata dia, harus menjadi bahan evaluasi bersama dalam memperbaiki pola asuh.

“Rumah seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak. Kalau anak merasa tidak nyaman di rumah, berarti ada yang perlu dibenahi,” tegasnya.

Selain itu, Algafry juga menyampaikan pentingnya komunikasi terbuka antara orang tua dan anak, termasuk memberikan pemahaman sejak dini terkait perlindungan diri. Ia mendorong para ayah untuk tidak ragu mengekspresikan kasih sayang kepada anak.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyinggung masih adanya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Bangka Tengah. Menurutnya, hal tersebut menjadi tanggung jawab bersama untuk dicegah.

“Ayah adalah teladan utama. Sikap ayah kepada ibu akan direkam oleh anak. Jika yang ditunjukkan adalah kekerasan, maka itu juga yang bisa ditiru,” jelasnya.

Ia menambahkan, seorang laki-laki sejati tidak akan melakukan kekerasan terhadap perempuan, apalagi kepada istrinya sendiri. Istri, lanjut dia, merupakan amanah yang harus dimuliakan dan dijaga.

Algafry berharap kegiatan ini mampu membangun kesadaran kolektif para laki-laki agar menjadi sosok ayah dan suami yang bertanggung jawab, penuh kasih, serta mampu menjadi panutan dalam keluarga.

Sementara itu, salah satu peserta, Ahmad Faris, mengaku mendapat banyak pelajaran dari kegiatan tersebut. Ia menilai, kehadiran ayah memiliki peran besar dalam tumbuh kembang anak.

“Saya biasanya mengantar dan menjemput anak sekolah, ikut kegiatan mereka. Dari sini saya jadi paham, bukan hanya hadir secara fisik, tapi juga harus hadir secara emosional,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut membuka wawasan para ayah tentang pentingnya komunikasi serta pola pengasuhan tanpa kekerasan di dalam keluarga. (*)

 

banner 970x250
banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *