banner 970x250
Bangka TengahDaerah

BPBD Bangka Tengah Bekali Warga Lubuk Besar Antisipasi Bencana, Wabup Tekankan Peran Semua Pihak

×

BPBD Bangka Tengah Bekali Warga Lubuk Besar Antisipasi Bencana, Wabup Tekankan Peran Semua Pihak

Sebarkan artikel ini

LUBUK BESAR, OkeyBung.com –Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat upaya pengurangan risiko bencana. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi, komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) yang digelar di Desa Lubuk Lingkuk, Kecamatan Lubuk Besar, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan ini menyasar masyarakat di wilayah rawan bencana dengan tujuan meningkatkan kesiapsiagaan serta pemahaman teknis dalam menghadapi potensi bencana.

Dalam pemaparannya, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bangka Tengah, Muhammad Sahdam Romaini, menjelaskan berbagai materi mulai dari konsep dasar bencana hingga langkah mitigasi yang bisa dilakukan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya menjaga lingkungan, seperti tidak membuang sampah ke saluran air guna mencegah banjir. Selain itu, warga juga diedukasi untuk menyiapkan Tas Siaga Bencana yang berisi dokumen penting, makanan, dan obat-obatan.

“Termasuk juga langkah keselamatan saat terjadi bencana, seperti evakuasi mandiri hingga penanganan instalasi listrik dan gas,” jelasnya.

Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, menegaskan bahwa penanggulangan bencana tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran aktif masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dinilai sangat penting.

“Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan pihak terkait menjadi kunci agar penanganan bencana berjalan efektif,” ujarnya di hadapan sekitar 50 warga peserta kegiatan.

Ia berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, sehingga mampu bertindak cepat dan tepat saat menghadapi situasi darurat.

“Kami ingin masyarakat benar-benar siap, baik dari sisi pencegahan maupun penanganan bencana,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bangka Tengah, Yudhi Sabara, menyebut pemilihan lokasi kegiatan didasarkan pada peta rawan bencana yang telah diidentifikasi.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Kami ingin sosialisasi ini tidak sekadar seremonial, tetapi benar-benar membekali warga dengan pengetahuan praktis agar lebih mandiri dalam menghadapi bencana,” katanya.

Di sisi lain, Camat Lubuk Besar, Armansah, mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mewaspadai bencana banjir, tetapi juga potensi bencana non-alam, terutama saat musim kemarau.

Ia mengimbau warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang berujung bencana.

“Kami harap masyarakat lebih bijak dalam mengelola lahan agar tidak menimbulkan risiko bencana baru,” tegasnya.

 

banner 970x250
banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *