DaerahPangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Usulkan Lahan 1 Hektare untuk Kampung Nelayan Merah Putih di Ketapang

×

Pemkot Pangkalpinang Usulkan Lahan 1 Hektare untuk Kampung Nelayan Merah Putih di Ketapang

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, OkeyBung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang terus mematangkan rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan dipusatkan di Kelurahan Ketapang.

Untuk mendukung realisasi program tersebut, Pemkot mengusulkan pemanfaatan lahan seluas 10.000 meter persegi atau sekitar satu hektare.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Pangkalpinang, David Oktaviandi, mengatakan saat ini proses pengusulan masih berada pada tahap koordinasi dengan sejumlah instansi terkait.

Koordinasi dilakukan bersama Balai Wilayah Sungai (BWS), PT PLN (Persero), hingga PDAM guna mendukung penyediaan infrastruktur dasar di kawasan yang direncanakan.

Selain itu, Pemkot juga tengah melengkapi berbagai persyaratan administrasi yang dibutuhkan dalam pemanfaatan aset serta pengajuan program kepada pemerintah pusat.

“Seluruh persyaratan terus kami lengkapi agar proses pengusulan dapat berjalan sesuai mekanisme yang ditetapkan. Kelengkapan dokumen menjadi bagian penting dalam tahapan ini,” kata David kepada jurnalindonesia.co, dilansir pada Jumat (26/6/2026).

David menjelaskan, sejumlah tahapan yang dipersyaratkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah dilaksanakan.

Salah satunya adalah asesmen lahan yang hasilnya dinilai sangat baik.

Selain itu, tim dari KKP juga telah melakukan kajian sosial ekonomi dengan melibatkan nelayan serta tokoh masyarakat setempat.

“Hasil asesmen lahan dinilai sangat baik. Selain itu, tim dari KKP juga telah melakukan asesmen sosial ekonomi kepada para nelayan dan tokoh masyarakat sebagai bagian dari proses perencanaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, David menuturkan bahwa konsep Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya berorientasi pada penataan kawasan permukiman pesisir.

Program tersebut juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi masyarakat nelayan melalui penyediaan berbagai fasilitas pendukung.

Adapun sejumlah fasilitas yang direncanakan meliputi pembangunan dermaga, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), unit pengolahan hasil perikanan, hingga berbagai sarana penunjang lainnya yang dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan nelayan.

“Dengan adanya program tersebut, kawasan pesisir Ketapang diharapkan berkembang menjadi sentra kegiatan perikanan yang lebih modern, tertata, dan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat setempat,” tambah David. (*)

 

banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *