SUNGAILIAT, OkeyBung.com — Dukungan terhadap akses pendidikan tinggi bagi generasi muda terus diperkuat. Empat mahasiswa Institut Pahlawan 12 menerima beasiswa dari Bank Sumsel Babel Syariah dalam rangkaian peringatan HUT ke-260 Kota Sungailiat, Senin (27/4/2026).
Penyaluran bantuan pendidikan tersebut digelar di Gedung Sepintu Sedulang. Program ini menyasar mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu, agar tetap dapat melanjutkan pendidikan secara layak.
Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp 4.200.000. Dengan demikian, total beasiswa yang disalurkan mencapai Rp 16.800.000. Para mahasiswa berasal dari sejumlah program studi, di antaranya Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Komunikasi, dan Kewirausahaan.
Rektor Institut Pahlawan 12, Dr Darol Arkum, M.Si, mengapresiasi kontribusi pihak perbankan dalam mendukung pendidikan mahasiswa. Ia menilai bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban biaya kuliah, tetapi juga menjadi penyemangat bagi mahasiswa untuk terus berprestasi.
“Bantuan ini sangat berarti, khususnya bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Ini bukan hanya soal biaya, tetapi juga motivasi untuk terus meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Darol menambahkan, sinergi antara dunia pendidikan dan sektor perbankan dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Syariah Sungailiat, Andri Subroto, menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang tidak dapat diabaikan. Pihaknya berkomitmen mendukung peningkatan kualitas SDM sebagai bagian dari pembangunan daerah.
“Pendidikan menjadi salah satu fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Karena itu, kami melihat ini sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masa depan daerah,” katanya.
Penyerahan beasiswa tersebut turut dihadiri Bupati Bangka, Wakil Bupati Bangka, serta Ketua DPRD Kabupaten Bangka. Momentum HUT ke-260 Sungailiat ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga investasi di bidang pendidikan bagi generasi penerus. (*)












