PANGKALPINANG, OkeyBung.com – Misteri raibnya 300 ton balok timah milik PT Stanindo Inti Perkasa (SIP) mulai menemukan titik terang. Informasi internal menyebutkan oknum Satgas bentukan PT Timah mengakui keterlibatan dalam hilangnya komoditas bernilai fantastis tersebut.
Kasus ini menyeret nama bos timah asal Bangka Tengah berinisial AC dan kini memasuki babak baru. Oknum Satgas tersebut disebut-sebut tengah melakukan upaya lobi dengan mengembalikan sebagian barang bukti guna meredam proses hukum.
Sumber internal mengungkapkan, sebanyak 170 ton balok timah siap dikembalikan, setelah diakui telah diambil oleh oknum Satgas. Namun, nasib sisa 130 ton lainnya masih menjadi tanda tanya besar di tengah publik.
Informasi yang beredar menyebutkan, sisa timah tersebut diduga dibawa oleh AC. Nama AC sendiri bukan sosok asing dalam pusaran bisnis timah.
AC sempat menjadi sorotan setelah kepemilikan gudang di kawasan tambang eks-Koba Tin (Marbuk, Kenari) viral dan disorot aparat.
Meski terdapat upaya lobi menuju jalur damai atau restorative justice, laporan resmi yang dilayangkan kuasa hukum PT SIP di Polda Kepulauan Bangka Belitung masih berstatus aktif. Publik pun mendesak agar kasus ini diusut tuntas tanpa intervensi.
“Upaya lobi sedang berjalan agar kasus ini tidak berlanjut ke meja hijau. Namun, pencurian 300 ton ini bukan perkara kecil, ini menyangkut kerugian besar dan integritas institusi,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SMSI BANGKA masih berupaya mengonfirmasi Polda Babel dan manajemen PT Timah terkait dugaan keterlibatan oknum Satgas. (TIM SMSI BANGKA)












