KOBA, OkeyBung.com – Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis turun langsung ke Kabupaten Bangka Tengah untuk memastikan kesiapan sejumlah program strategis, Rabu (22/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam meninjau progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Kurau Timur serta mengecek kesiapan lahan pembangunan Batalion Teritorial di Desa Nibung, Kecamatan Koba.
Kehadiran Pangdam disambut Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, Wakil Bupati Efrianda, Danrem 045/Garuda Jaya Brigjen TNI Nur Wahyudi, Forkopimda, hingga jajaran OPD.
Di Desa Kurau Timur, Pangdam melihat langsung perkembangan KDKMP yang dibangun di atas lahan 1.500 meter persegi. Meski sempat terkendala faktor cuaca, proyek tersebut tetap bisa diselesaikan melalui koordinasi intensif di lapangan.
Bupati Algafry menilai koperasi ini akan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat desa.
“Hari ini Pak Pangdam dan Pak Danrem bisa melihat langsung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Kurau Timur ini, yang nantinya diharapkan dapat memfasilitasi dan membantu melahirkan wirausaha-wirausaha luar biasa dari desa,” kata Algafry.
Selanjutnya, rombongan bergerak ke Desa Nibung untuk meninjau lahan hibah seluas 50 hektar yang disiapkan untuk pembangunan satuan TNI. Lokasinya yang berdekatan dengan Polman Bangka Belitung dinilai memiliki nilai strategis.
Kepala BPKAD Bangka Tengah, Redha Tama, memastikan lahan tersebut telah memenuhi syarat administrasi dan hukum.
Pemerintah daerah berharap kehadiran batalion nantinya tidak hanya memperkuat aspek keamanan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di wilayah tersebut.
Pangdam II/Sriwijaya menyebutkan, rencana awal pembangunan sempat mengarah pada pembentukan brigade, namun setelah dilakukan kajian, batalion dinilai lebih sesuai.
“Terkait pembangunan ini, awalnya saya sempat mempertimbangkan pembentukan Brigade, namun setelah melihat kebutuhan dan luas wilayah, saya rasa Batalion lebih tepat. Kebutuhan lahan untuk Batalion kita membutuhkan sekitar 50 hektar dengan kebutuhan personel sekitar 1.160 orang,” ujarnya.
Bupati Bangka Tengah kembali menegaskan kesiapan Pemkab dalam mendukung penuh realisasi pembangunan tersebut.
“Insyaallah untuk berikutnya kita akan langsung berdiri dan membangun Batalion ini. Kami tentu sangat mengharap dukungan dari TNI semuanya, dari Bapak Pangdam, supaya pelaksanaan kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar,” katanya.
Menurut Pangdam, keberadaan batalion nantinya juga akan berperan dalam membantu pemerintah daerah, terutama dalam sektor pertanian, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur.
“Saat situasi damai, peran TNI adalah menjadi mitra pemerintah daerah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat, baik di sektor ketahanan pangan, kesehatan, maupun pembangunan fisik,” pungkasnya. (*)












