BangkaDaerah

Kesbangpol Bangka Soroti Narkoba, Hoaks hingga Tambang Ilegal dalam Rakor Kewaspadaan Dini

×

Kesbangpol Bangka Soroti Narkoba, Hoaks hingga Tambang Ilegal dalam Rakor Kewaspadaan Dini

Sebarkan artikel ini
Badan Kesbangpol Kabupaten Bangka menggelar Rapat Koordinasi Kewaspadaan Dini bersama unsur Forkopimda, intelijen, Imigrasi, dan perwakilan kecamatan di Aula Kesbangpol Bangka, Kamis (25/6/2026).

SUNGAILIAT, OkeyBung.com — Sejumlah isu yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah menjadi perhatian dalam Rapat Koordinasi Kewaspadaan Dini yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bangka, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kesbangpol Kabupaten Bangka tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur intelijen, Kantor Imigrasi, hingga para Kasi Trantib kecamatan se-Kabupaten Bangka.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bangka, Romlan, mengatakan kewaspadaan dini harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat keamanan semata.

Menurutnya, dinamika global, nasional hingga daerah menuntut seluruh pihak meningkatkan kepekaan terhadap berbagai ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang berpotensi memengaruhi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Sinergi dan koordinasi antarinstansi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas daerah serta mendukung pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Bangka,” ujar Romlan.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengoptimalkan fungsi deteksi dini dan pencegahan dini melalui penyampaian informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga potensi gangguan dapat diantisipasi sejak awal.

Sementara itu, Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Bangka, Ridwan, menyebut rapat koordinasi tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat komunikasi dan menyamakan persepsi antarinstansi dalam menghadapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Beberapa persoalan yang menjadi perhatian bersama di antaranya penyalahgunaan dan peredaran narkotika, penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di media sosial, konflik sosial, sengketa lahan, aktivitas pertambangan ilegal, sengketa wilayah tambang dan wilayah tangkap nelayan, hingga persoalan penerimaan peserta didik baru.

Selain itu, pengawasan terhadap warga negara asing juga menjadi perhatian. Tim Pengawasan Orang Asing (TimPORA) Kabupaten Bangka bersama Kantor Imigrasi dan sejumlah instansi terkait secara rutin melaksanakan operasi gabungan yang telah terjadwal sebagai bentuk sinergi antarinstansi.

Ridwan berharap sistem kewaspadaan dini dapat diperkuat hingga tingkat kecamatan dan desa. Menurutnya, setiap informasi yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah harus segera disampaikan agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.

Dalam sesi diskusi, para peserta turut menyampaikan perkembangan situasi di wilayah masing-masing beserta langkah antisipasi yang telah dilakukan guna menjaga kondisi tetap aman dan kondusif.

Ancaman radikalisme, intoleransi, kerawanan sosial ekonomi, hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat juga menjadi pembahasan dalam rapat tersebut.

Melalui kegiatan ini, seluruh peserta sepakat memperkuat koordinasi, meningkatkan pertukaran informasi, serta mengoptimalkan peran masyarakat dalam mendukung upaya deteksi dan pencegahan dini terhadap berbagai potensi kerawanan di Kabupaten Bangka. **

 

banner 970x250 banner 970x250
banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *