DaerahPangkalpinang

Taman Mandara yang Lama Terbengkalai Mulai Ditata, Pemkot Siapkan Investor

×

Taman Mandara yang Lama Terbengkalai Mulai Ditata, Pemkot Siapkan Investor

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Pangkalpinang Prof Saparudin memimpin kegiatan gotong royong bersama jajaran OPD di kawasan Taman Mandara, Jumat (26/6/2026).

PANGKALPINANG, OkeyBung.com — Wali Kota Pangkalpinang Prof Saparudin memimpin langsung kegiatan gotong royong bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kawasan Taman Mandara, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal menghidupkan kembali aset milik Pemerintah Kota Pangkalpinang yang selama bertahun-tahun terbengkalai.

Taman Mandara yang berada di kawasan strategis pusat kota itu diketahui sudah lama tidak terawat. Kondisi tersebut membuat kawasan yang memiliki potensi besar sebagai ruang publik dan pusat aktivitas masyarakat itu belum dimanfaatkan secara optimal.

“Sudah hampir belasan tahun kawasan ini tidak terawat. Padahal aset ini sangat potensial untuk dikembangkan,” kata Saparudin kepada wartawan di sela kegiatan.

Pemkot Pangkalpinang berencana mengembalikan fungsi Taman Mandara sebagai ruang terbuka publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga maupun beraktivitas. Fasilitas yang sudah tersedia, seperti jogging track, akan ditata dan dioptimalkan kembali.

Selain itu, kawasan tersebut juga diproyeksikan menjadi taman kota hijau dengan penanaman pohon-pohon rindang sehingga dapat menjadi tempat rekreasi dan pusat kegiatan masyarakat.

“Kita ingin menjadikan kawasan ini sebagai taman kota yang nyaman. Nantinya masyarakat bisa menikmati ruang publik ini dan melaksanakan berbagai kegiatan di sini,” ujarnya.

Menanggapi isu yang menyebut status lahan menjadi kendala pengembangan Taman Mandara, Saparudin memastikan lahan tersebut telah memiliki sertifikat dan sah menjadi aset Pemerintah Kota Pangkalpinang.

“Lahan ini sudah bersertifikat dan statusnya jelas milik Pemkot,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan pemerintah daerah telah menjalin komunikasi dengan pihak ketiga terkait rencana investasi di kawasan tersebut. Jika tidak ada kendala, pembangunan diperkirakan dapat dimulai tahun depan.

Selain pengembangan fisik, Pemkot juga berencana menyediakan area khusus bagi pelaku UMKM serta mendorong organisasi kepemudaan menggelar berbagai kegiatan di Taman Mandara.

“Harapannya UMKM bisa berjualan di sini dan para pemuda dapat mengadakan event, perlombaan maupun kegiatan olahraga agar kawasan ini kembali ramai,” katanya.

Terkait keluhan tingginya tarif sewa kawasan, Saparudin mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap aturan yang berlaku agar tidak memberatkan masyarakat maupun penyelenggara kegiatan.

“Kita akan melihat kembali tarif yang ada dan mengevaluasinya agar Taman Mandara bisa lebih berkembang,” pungkasnya. (**)

 

banner 970x250 banner 970x250
banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *