TOBOALI, OkeyBung.com – Rumah Nenek Sama Inun di Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, ludes terbakar. Musibah tersebut membuat perempuan lanjut usia itu kehilangan tempat tinggal beserta harta benda yang berada di dalam rumahnya.
Di tengah kondisi tersebut, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dari Fraksi Partai Golkar, Rina Tarol, mendatangi langsung rumah korban, Minggu (25/10/2026).
Selain di Air Gegas, Rina juga mengunjungi lokasi kebakaran di wilayah Toboali. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi kader Partai Golkar Bangka Selatan, Putri dan Suryanto, untuk melihat kondisi warga yang terdampak sekaligus menyerahkan bantuan.
Rina menyalurkan bantuan sembako yang dititipkan Gubernur Babel, Hidayat Arsani. Ketua DPD Partai Golkar Bangka Selatan itu juga menyerahkan bantuan uang tunai secara langsung kepada Sama Inun.
Bagi Sama Inun, kebakaran tersebut menjadi musibah berat. Rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung kini hanya menyisakan puing-puing setelah dilalap api.
Saat kejadian, Sama Inun mengaku sedang berada di kebun. Ia baru mengetahui rumahnya terbakar setelah peristiwa itu terjadi.
“Habis semua. Saat kejadian (sedang) di kebun,” tutur Sama Inun.
Mengenai penyebab kebakaran, Sama Inun menduga api berasal dari korsleting listrik pada jaringan PLN. Namun, penyebab pasti kebakaran tersebut belum dapat dipastikan berdasarkan keterangan yang disampaikan.
Tak hanya memberikan bantuan kebutuhan sehari-hari, Rina juga berkoordinasi dengan kepala desa setempat untuk menyiapkan data dan kelengkapan administrasi korban.
Langkah tersebut dilakukan agar Sama Inun dapat diupayakan memperoleh bantuan pembangunan rumah layak huni dari Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.
Rina menegaskan, upaya pengajuan bantuan itu akan dikawal agar kondisi warga yang kehilangan tempat tinggal mendapat perhatian lebih lanjut dari pemerintah provinsi.
Menurutnya, bantuan sembako dan uang tunai diharapkan dapat meringankan beban korban untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sembari menunggu upaya penanganan berikutnya.
“Bantuan sembako dan lainnya diharapkan untuk sementara dapat membantu kebutuhan sehari-hari. Kita sangat prihatin dengan musibah serta kondisi yang menimpa Nenek Sama,” ujarnya. (*)


















