banner 970x250
BangkaBangka BelitungDaerah

SMSI Bangka Perjuangkan Tony Wen Jadi Pahlawan Nasional, Kediamannya Diusulkan Jadi Museum

×

SMSI Bangka Perjuangkan Tony Wen Jadi Pahlawan Nasional, Kediamannya Diusulkan Jadi Museum

Sebarkan artikel ini

SUNGAILIAT, OkeyBung.com — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bangka menginisiasi gelaran seminar publik dalam rangka memprakarsai pengusulan tokoh pejuang asal Sungailiat, Tony Wen, sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 2027 mendatang.

Selain pengusulan gelar pahlawan, forum tersebut juga mendorong agar kediaman bersejarah Tony Wen di Sungailiat yang saat ini tercatat sebagai aset PT Timah dapat dialihfungsikan menjadi museum daerah pertama di Kabupaten Bangka.

Ketua SMSI Kabupaten Bangka Ahmad Wahyudi menyampaikan bahwa langkah ini diambil untuk membangkitkan kembali jiwa patriotisme dan nilai kepahlawanan di kalangan generasi muda yang dinilai kian luntur.

Pihaknya menilai, Bangka Belitung, khususnya Kabupaten Bangka sebagai daerah tua yang menjadi motor perjuangan provinsi, sudah sepatutnya memiliki pengakuan identitas sejarah yang kuat melalui pahlawan daerah.

“Saat ini masih banyak masyarakat dan generasi muda yang belum mengenal sosok Tony Wen, padahal beliau adalah pejuang sejati kelahiran Sungailiat. Kediamannya pun secara persyaratan sudah sangat layak untuk dijadikan museum,” ujar ketua SMSI Bangka dalam kegiatan yang berlangsung di Sungailiat, Kamis (15/10).

Untuk menyukseskan tahapan pengusulan dalam kurun waktu tujuh bulan ke depan, SMSI Bangka berkoordinasi secara intensif dengan para senior, sejarawan, dan budayawan.

Berdasarkan pengalaman pengusulan pahlawan nasional sebelumnya, terdapat beberapa tahapan krusial yang harus dipenuhi, antara lain penulisan ulang buku biografi yang valid secara akademis, penyelenggaraan forum diskusi terpumpun, hingga pelaksanaan seminar nasional yang dihadiri Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TPGD) pusat.

Pihaknya juga meminta Pemerintah Kabupaten Bangka untuk segera menindaklanjuti hasil paparan materi sejarah yang telah dipresentasikan oleh budayawan/sejarawan Dato Akhmad Elvian terkait kelayakan rumah Tony Wen menjadi museum.

Menanggapi inisiasi tersebut, Bupati Bangka, Fery Insani, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi positif. Ia menegaskan bahwa upaya pelestarian sejarah dan penanaman nilai kepahlawanan sejatinya merupakan bagian dari komitmen serta tugas pemerintah daerah.

Bupati memaparkan bahwa langkah pelestarian sejarah sebenarnya telah menjadi perhatian pihaknya sejak sebelum menjabat. Namun, dinamika pelaksanaan di lapangan memerlukan penyesuaian skema penataan, termasuk pertimbangan efisiensi dan keterbatasan anggaran daerah.

“Kami sangat mendukung kegiatan yang menumbuhkan jiwa kepahlawanan dan kepedulian sosial seperti ini. Semoga gerakan ini terus berlanjut dan digaungkan hingga apa yang kita cita-citakan bersama untuk daerah dapat terwujud,” tutur Fery Insani.

Melalui sinergi antara organisasi media, sejarawan, dan pemerintah daerah ini, diharapkan sosok Tony Wen tidak hanya dikenal luas oleh generasi muda, tetapi juga resmi tercatat dalam sejarah pergerakan nasional sebagai Pahlawan Nasional dari Kabupaten Bangka. **

 

banner 970x250banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *