banner 970x250
DaerahPangkalpinang

Penduduk Pangkalpinang Bertambah 4.771 Jiwa, Gerunggang Tertinggi di Tingkat Kecamatan

×

Penduduk Pangkalpinang Bertambah 4.771 Jiwa, Gerunggang Tertinggi di Tingkat Kecamatan

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, OkeyBung.com – Jumlah penduduk Kota Pangkalpinang tercatat mencapai 249.512 jiwa pada 2026, bertambah 4.771 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 244.741 jiwa.

Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pangkalpinang, pertumbuhan penduduk tersebut mencapai 1,95 persen.

Kepala Disdukcapil Kota Pangkalpinang, Darwin, mengatakan peningkatan jumlah penduduk dipengaruhi sejumlah faktor, terutama kelahiran dan perpindahan penduduk.

“Pertumbuhan penduduk paling dominan oleh angka kelahiran, diikuti pindah datang,” kata Darwin, Rabu (19/8/2026).

Berdasarkan jenis kelamin, pertumbuhan penduduk laki-laki dan perempuan relatif berimbang. Jumlah penduduk laki-laki meningkat dari 123.771 jiwa pada 2025 menjadi 126.225 jiwa pada 2026, atau tumbuh 1,98 persen.

Sementara itu, jumlah penduduk perempuan bertambah dari 120.970 jiwa menjadi 123.287 jiwa, dengan laju pertumbuhan sebesar 1,92 persen.

Jika dilihat berdasarkan wilayah kecamatan, Gerunggang mencatat pertumbuhan penduduk tertinggi di Kota Pangkalpinang, yakni 3,19 persen. Jumlah penduduk di kecamatan tersebut meningkat dari 28.994 jiwa pada 2025 menjadi 29.866 jiwa pada 2026.

Di bawah Gerunggang, Kecamatan Gabek mencatat pertumbuhan sebesar 2,76 persen, disusul Bukit Intan 2,29 persen dan Rangkui 1,16 persen.

Adapun wilayah dengan pertumbuhan penduduk relatif rendah antara lain Taman Sari sebesar 0,32 persen, Girimaya 0,46 persen dan Semabung Lama 0,59 persen.

Pada tingkat kelurahan, Jerambah Gantung tercatat memiliki laju pertumbuhan penduduk tertinggi, yakni 7,42 persen. Berdasarkan data Disdukcapil, jumlah penduduk wilayah tersebut meningkat dari 4.807 jiwa pada 2025 menjadi 8.493 jiwa pada 2026.

Selain Jerambah Gantung, sejumlah kelurahan lainnya juga mencatat pertumbuhan di atas rata-rata kota. Di antaranya Air Kepala Tujuh sebesar 6,12 persen, Temberan 5,23 persen, Tua Tunu Indah 4,99 persen dan Selindung 3,54 persen.

Darwin menjelaskan, pertumbuhan penduduk di Pangkalpinang tidak tersebar secara merata. Terdapat sejumlah wilayah yang mengalami peningkatan cukup tinggi, sedangkan wilayah lainnya mencatat pertumbuhan relatif rendah.

“Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan penduduk tidak tersebar secara merata di seluruh wilayah Kota Pangkalpinang. Sejumlah kelurahan mencatat pertumbuhan jauh di atas rata-rata kota, sementara sebagian lainnya tumbuh relatif rendah,” ujarnya.

Menurut Darwin, perubahan jumlah penduduk tersebut merupakan bagian dari dinamika kependudukan yang terekam dalam administrasi kependudukan, terutama melalui pencatatan kelahiran dan perpindahan penduduk masuk.

Data tersebut menjadi gambaran perkembangan jumlah penduduk di setiap wilayah Kota Pangkalpinang berdasarkan pencatatan administrasi kependudukan. (*)

 

banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *