PANGKALPINANG, OkeyBung.com – Aktivitas anak-anak yang mengamen dan mengemis di sejumlah persimpangan jalan di Pangkalpinang masih ditemukan. Meski jumlahnya disebut tidak bertambah, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pangkalpinang mengaku kerap menjumpai anak-anak yang sama saat patroli.
Kasi Pembinaan dan Pengawasan Satpol PP Kota Pangkalpinang, Niko Pratama, mengatakan patroli rutin dilakukan setiap hari dengan waktu yang berubah-ubah, mulai pagi, sore hingga malam hari.
“Kalau jumlah sih tidak mengalami peningkatan, tapi itu lebih ke orang itu-orang itu saja. Karena sekarang ini kita patroli tiap hari, kita tangkap juga,” kata Niko.
Menurutnya, penertiban dilakukan di sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat anak-anak mengamen maupun meminta-minta kepada pengendara.
Anak-anak yang diamankan selanjutnya menjalani asesmen untuk menentukan penanganan lebih lanjut. Dalam penertiban pada malam Minggu lalu, petugas menemukan dua anak yang berada bersama ibu kandung mereka.
Keduanya kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani asesmen dan dibuatkan surat pernyataan. Setelah itu, mereka dibawa ke rumah singgah di kawasan Pangkalbalam.
Niko mengungkapkan, dalam beberapa penertiban, petugas juga mendapati orang tua anak berada di sekitar lokasi mereka mengamen.
“Enggak ditinggal, mereka orang tuanya stay di situ juga. Makanya kalau tiap kali dapat anak pasti dapat orang tuanya, karena mereka stay ikut di situ, mantau,” ujarnya.
Ia menyebut anak-anak yang terjaring penertiban tersebut umumnya merupakan warga lokal Pangkalpinang.
Berdasarkan hasil asesmen, beberapa anak mengaku mengamen atas kemauan sendiri. Namun, petugas menduga kebiasaan tersebut tidak terlepas dari pengaruh orang tua.
“Dari omongan mereka, mereka mau sendiri. Tapi sepertinya sudah diajari oleh orang tua ya, mereka juga anak-anak tentunya labil,” kata Niko.
Untuk mengantisipasi aktivitas tersebut, Satpol PP rutin menyisir sejumlah persimpangan yang dinilai rawan, di antaranya Simpang Ramayana, Semabung, Air Itam, dan Simpang 5.
Patroli dilakukan setiap hari sebagai bagian dari pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di jalanan, terutama di lokasi yang ramai kendaraan.
Satpol PP juga berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait untuk memastikan anak-anak yang diamankan mendapatkan penanganan lanjutan.
Dengan demikian, penanganan anak yang mengamen dan mengemis tidak hanya dilakukan melalui penertiban, tetapi juga ditindaklanjuti melalui asesmen dan koordinasi lintas instansi. (*)













