banner 970x250
DaerahPangkalpinang

Cece Dessy Minta Kualitas Alat Kontrasepsi dan Layanan KB Ditingkatkan

×

Cece Dessy Minta Kualitas Alat Kontrasepsi dan Layanan KB Ditingkatkan

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, OkeyBung.com – Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna atau akrab disapa Cece Dessy, mengingatkan pentingnya menjaga mutu alat dan obat kontrasepsi (Alokon) serta meningkatkan kualitas pelayanan keluarga berencana bagi masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat membuka Diskusi Partisipatif dan Pembinaan Penguatan Sistem Tata Kelola Alat dan Obat Kontrasepsi (Alokon) Tingkat Kota Pangkalpinang Tahun 2026 di Hotel Grand Manunggal, Pangkalpinang, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang dikoordinasikan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) tersebut turut dihadiri Kepala DP3AKB dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang.

Dalam sambutannya, Cece Dessy mengatakan program keluarga berencana tidak hanya berkaitan dengan penggunaan alat kontrasepsi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun keluarga yang sehat, terencana, dan sejahtera.

Menurutnya, perencanaan keluarga memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas. Untuk itu, pengelolaan Alokon perlu dilakukan secara baik agar ketersediaan dan mutu alat kontrasepsi tetap terjaga hingga diterima masyarakat.

Ia menegaskan, kualitas Alokon harus menjadi perhatian seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan. Tenaga kesehatan dan petugas terkait diharapkan memahami pentingnya pengelolaan yang tepat sehingga masyarakat memperoleh layanan yang aman sesuai kebutuhan.

Selain menjaga mutu alat dan obat kontrasepsi, Cece Dessy turut menyoroti pentingnya penyampaian informasi yang jelas kepada masyarakat, terutama perempuan yang baru pertama kali menggunakan layanan kontrasepsi.

Ia menilai, setiap keluarga memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, tenaga kesehatan harus memberikan penjelasan secara menyeluruh agar masyarakat dapat menentukan pilihan kontrasepsi berdasarkan informasi yang benar, sesuai kondisi dan kebutuhan keluarga.

“Pelayanan keluarga berencana tidak hanya soal menyediakan alat kontrasepsi, tetapi juga bagaimana masyarakat mendapatkan informasi yang tepat dan pendampingan yang memadai,” demikian pesan yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Cece Dessy berharap fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Pangkalpinang terus meningkatkan mutu layanan keluarga berencana. Kolaborasi pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan petugas lapangan diperlukan agar program tersebut berjalan optimal dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan dan pemantauan secara berkelanjutan. Langkah ini diperlukan untuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan sekaligus memastikan setiap persoalan dapat ditindaklanjuti dengan baik.

Melalui diskusi partisipatif dan pembinaan tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap sistem tata kelola Alokon semakin kuat sehingga pelayanan keluarga berencana dapat berjalan lebih efektif. (**)

 

banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *