banner 970x250
DaerahPangkalpinang

DLH Pangkalpinang Rutin Gotong Royong Dua Kali Sepekan, Selasa dan Jumat Jadi Fokus Bersih-bersih

×

DLH Pangkalpinang Rutin Gotong Royong Dua Kali Sepekan, Selasa dan Jumat Jadi Fokus Bersih-bersih

Sebarkan artikel ini
Kepala DLH Kota Pangkalpinang, Bartholomeus Suharto.

PANGKALPINANG, OkeyBung.com — Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mengintensifkan upaya menjaga kebersihan lingkungan dengan menggelar kegiatan gotong royong rutin dua kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Jumat.

Kepala DLH Kota Pangkalpinang, Bartholomeus Suharto, mengatakan kegiatan gotong royong atau corvey pada hari Selasa difokuskan di lingkungan kerja masing-masing. Mulai dari kantor pemerintahan, sekolah, perusahaan, pasar hingga masyarakat umum.

“Setiap hari Selasa kita konsisten melakukan gotong royong di tempat kerja masing-masing. Ini bentuk komitmen bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Suharto, Selasa (5/5/2026).

Pada pelaksanaan terbaru, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut ambil bagian dalam aksi bersih-bersih yang digelar di kawasan Gang Buntu, Kampung Upas. Sementara itu, DLH juga melakukan pembersihan di lokasi TPS 3R Gedung Nasional.

Suharto mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, termasuk BPBD, yang dinilai konsisten mendukung program kebersihan di Kota Pangkalpinang.
Selain kegiatan rutin, DLH juga berencana mengaktifkan kembali Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Kelurahan Gedung Nasional yang sebelumnya sempat tidak beroperasi.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan komitmen Wali Kota Pangkalpinang dalam meningkatkan sistem pengelolaan sampah pada tahun 2026, sebagaimana yang telah diterapkan di kawasan Selindung.

“Harapannya TPS 3R di Gedung Nasional ini bisa kembali aktif secara bertahap. Ke depan akan dilengkapi sarana dan prasarana agar pengelolaannya lebih maksimal,” jelasnya.

DLH menetapkan pola gotong royong dengan dua skema. Untuk hari Selasa difokuskan di lingkungan kantor atau tempat kerja masing-masing, sedangkan Jumat diarahkan pada titik-titik tertentu yang memiliki persoalan sampah.

Sejumlah lokasi yang menjadi prioritas penanganan di antaranya Pasar Induk, Pasar Pagi, Pasar Rumput, Pasar Pa’ Lalang, kawasan Jembatan Gantung, hingga wilayah Ketapang dan Air Kepala Tujuh.

“Beberapa titik tersebut masih memiliki volume sampah yang cukup tinggi dan sering berulang, sehingga perlu penanganan rutin,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Suharto juga mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan memilah sampah dari sumbernya, tidak sekadar membuang sampah pada tempatnya.

“Gerakan kita sekarang bukan sekadar tidak membuang sampah sembarangan, tetapi bagaimana memilah sampah sejak dari rumah. Sehingga yang dibuang hanya sampah residu,” tegasnya. (*)

 

banner 970x250
banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *