DaerahPT Timah

Omzet Anjlok Hampir 50 Persen, Pelaku UMKM Ini Bernapas Lega Usai Terima Pesanan PT TIMAH

×

Omzet Anjlok Hampir 50 Persen, Pelaku UMKM Ini Bernapas Lega Usai Terima Pesanan PT TIMAH

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, OkeyBung.com — Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PT TIMAH (Persero) Tbk mengaku terbantu dengan pesanan produk yang diberikan perusahaan di tengah kondisi ekonomi yang berdampak pada penurunan daya beli masyarakat.

Salah satu pelaku UMKM yang merasakan manfaat tersebut adalah Sundari, pemilik usaha Pempek Udang Aak Sun. Mitra binaan PT TIMAH sejak 2016 itu kembali menerima pesanan sebanyak 150 paket pempek udang untuk mendukung kegiatan perusahaan.

Menurut Sundari, pesanan dari PT TIMAH menjadi tambahan pemasukan yang sangat berarti di saat omzet usahanya mengalami penurunan hingga hampir 50 persen.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur atas orderan ini. Benar-benar sangat membantu usaha kami, apalagi saat ini omzet sedang mengalami penurunan hampir 50 persen,” ujarnya.

Sundari mengatakan, selama menjadi mitra binaan PT TIMAH, usahanya beberapa kali mendapat kepercayaan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam berbagai kegiatan perusahaan.

Selain menerima pesanan produk, ia juga merasakan manfaat lain dari program pembinaan yang dijalankan PT TIMAH. Usahanya pernah mendapatkan bantuan sarana produksi berupa freezer box yang membantu meningkatkan kapasitas penyimpanan produk.

“Produk kami jadi lebih dikenal. Tahun lalu kami juga mendapat bantuan alat produksi berupa freezer box sehingga lebih mudah menyimpan stok dalam jumlah lebih banyak,” katanya.

Tak hanya itu, Sundari mengaku PT TIMAH turut membantu memperluas pemasaran produknya melalui berbagai pameran dan promosi di media sosial perusahaan.

“Sering sekali dibantu promosi, baik melalui pameran di dalam maupun luar daerah, juga dipromosikan melalui media sosial resmi PT TIMAH,” tambahnya.

Hal serupa disampaikan Pipiet Pantiaw Pitriningsih, pemilik usaha makanan olahan yang menjadi mitra binaan PT TIMAH sejak 2017. Dalam kegiatan yang sama, usahanya menerima pesanan sebanyak 150 bungkus produk kemasan setengah kilogram.

Menurut Pipit, pesanan tersebut sangat membantu menjaga perputaran usaha di tengah kondisi pasar yang sedang lesu.

“Alhamdulillah, orderan dari PT TIMAH sudah berkali-kali kami terima. Kali ini sangat membantu karena penjualan memang sedang turun,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, tantangan usaha saat ini tidak hanya berasal dari melemahnya daya beli masyarakat, tetapi juga kenaikan harga bahan baku yang berdampak pada biaya produksi.

“Iya, omzet memang menurun. Harga bahan baku naik sehingga harga jual ikut naik. Akibatnya daya beli masyarakat juga semakin berkurang,” jelasnya.

Pipit menilai program kemitraan PT TIMAH memberikan dampak positif terhadap perkembangan usahanya, terutama dalam meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar.

Ia mengaku pernah difasilitasi mengikuti berbagai bazar dan pameran, baik di tingkat lokal maupun luar daerah, sehingga produknya semakin dikenal masyarakat.

“Beberapa tahun lalu saya pernah diikutsertakan dalam bazar di Bandung. Selain itu juga sering mengikuti bazar di Sungailiat, Pangkalpinang hingga kegiatan HUT PT TIMAH. Kegiatan seperti ini sangat membantu promosi produk kami,” katanya.

Melalui keterlibatan produk UMKM dalam berbagai kegiatan perusahaan, PT TIMAH terus membuka akses pasar bagi para mitra binaannya. Langkah ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha mempertahankan usahanya sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di tengah tantangan ekonomi.

Sundari dan Pipit berharap PT TIMAH dapat terus melanjutkan program pemberdayaan UMKM yang selama ini telah memberikan manfaat bagi pelaku usaha.

“Semoga PT TIMAH semakin jaya, sukses, dan terus berkontribusi bagi masyarakat serta pelaku UMKM,” harap Sundari.

“Semoga PT TIMAH semakin maju dan terus membantu mempromosikan produk-produk UMKM agar kami bisa bertahan dan berkembang,” tutup Pipit.

 

banner 970x250 banner 970x250
banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *