banner 970x250
DaerahDPRDPangkalpinang

Setahun Kepemimpinan Prof Udin-Cece Dessy, Hertza Sebut Pembangunan Pangkalpinang Terus Berprogres

×

Setahun Kepemimpinan Prof Udin-Cece Dessy, Hertza Sebut Pembangunan Pangkalpinang Terus Berprogres

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, OkeyBung.com – Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza, menilai pembangunan di Kota Pangkalpinang mulai menunjukkan progres selama satu tahun kepemimpinan Wali Kota Prof. Saparudin atau Prof Udin bersama Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna atau Cece Dessy.

Menurut Hertza, berbagai program yang tertuang dalam visi dan misi kepala daerah mulai dilaksanakan secara bertahap. Meski demikian, capaian kepemimpinan selama satu tahun belum sepenuhnya dapat diukur dari hasil pembangunan yang telah terlihat.

Hal itu disampaikan Hertza dalam acara silaturahmi dan refleksi satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Jumat malam (16/10/2026).

Ia menegaskan, DPRD sebagai mitra sejajar pemerintah kota memiliki peran penting dalam mendukung jalannya pembangunan sekaligus memastikan program yang dijalankan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Memang tidak mudah, satu tahun kita belum bisa memberikan sebuah prestasi atas kepemimpinan beliau. Tetapi, progres terus berjalan,” ujar Hertza.

Menurutnya, penghargaan maupun prestasi bukanlah satu-satunya tolok ukur keberhasilan seorang pemimpin. Lebih penting dari itu, pemerintah harus mampu membawa Pangkalpinang menjadi kota yang lebih baik, menciptakan kehidupan masyarakat yang tenang dan sejahtera, serta menjadi contoh bagi daerah lain di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Hertza juga mengingatkan bahwa tantangan pembangunan saat ini semakin berat, terutama di tengah berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus lebih cermat dalam mengatur anggaran agar program pembangunan tetap berjalan.

Meski menghadapi keterbatasan fiskal, ia menilai Pemkot Pangkalpinang terus berupaya mencari solusi untuk menjaga keberlangsungan pembangunan.

“Hari ini semua daerah menjerit dengan adanya pemotongan transfer keuangan daerah, tetapi Pangkalpinang tetap menggeliat. Solusi terus dicari oleh pemimpin kita bagaimana pembangunan tetap bisa berjalan,” katanya.

Ia pun mengapresiasi upaya Prof Udin dan Cece Dessy bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam mengoptimalkan ruang fiskal yang tersedia. Langkah tersebut dinilai penting agar keterbatasan anggaran tidak menghambat pelaksanaan program yang dibutuhkan masyarakat.

Hertza menekankan, pembangunan kota tidak bisa hanya mengandalkan satu sektor maupun proyek tertentu. Seluruh program harus berjalan beriringan dan saling mendukung sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Selain optimalisasi anggaran pemerintah, keterlibatan sektor swasta, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha juga dinilai penting untuk mempercepat pembangunan daerah.

Menurutnya, keterbatasan anggaran semestinya menjadi dorongan bagi seluruh elemen untuk memperkuat kerja sama dan mengambil bagian dalam memajukan Kota Pangkalpinang.

“Siapa lagi yang akan membangun kalau bukan kita sendiri yang membangun kota kita? Siapa lagi yang akan menjaga kota kita kalau bukan kita sebagai penduduk kota yang menjaga kota tercinta ini?” tuturnya.

Ia menambahkan, sinergi dan komunikasi antarpemangku kepentingan menjadi faktor penting untuk menjaga pembangunan tetap berjalan secara berkelanjutan.

Dalam hal ini, Hertza mengapresiasi komunikasi yang telah dibangun Prof Udin dengan berbagai pihak, termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kota Pangkalpinang.

Ia berharap hubungan baik dan kolaborasi tersebut terus diperkuat agar pelaksanaan pembangunan dalam dua hingga empat tahun ke depan semakin optimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Roda pembangunan itu tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harmonisasi dan sinergitas adalah kunci utama untuk berjalannya pembangunan di Kota Pangkalpinang,” pungkasnya. **

 

banner 970x250banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *