BangkaBeritaDaerah

Tim Gabungan Gagalkan Pengiriman 6 Ton Timah Ilegal di Air Kantung, Ada Dugaan Oknum Terlibat

×

Tim Gabungan Gagalkan Pengiriman 6 Ton Timah Ilegal di Air Kantung, Ada Dugaan Oknum Terlibat

Sebarkan artikel ini

SUNGAILIAT, OkeyBung.com — Upaya penyelundupan sekitar 6 ton bijih timah ilegal di kawasan Air Kantung, Sungailiat, Kabupaten Bangka, berhasil digagalkan tim gabungan pada Jumat (19/6/2026) malam.

Dalam operasi tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti dan mendalami dugaan keterlibatan oknum yang diduga berperan sebagai backing dalam aktivitas penyelundupan tersebut.

Tim gabungan yang terdiri dari Satlap Tri Cakti, Satgasus Satintelmar Pusintelal dan Pos Air Kantung mengamankan sekitar 200 kampil bijih timah yang diduga akan dikirim melalui jalur laut secara ilegal.

Dari pengungkapan kasus ini, potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp5,6 miliar.

Informasi intelijen yang diterima petugas pada Jumat sore mengungkap adanya rencana pengiriman bijih timah ilegal ke luar daerah melalui jalur laut.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan langsung melakukan patroli, pengawasan dan penyekatan di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi pemuatan.

Sekitar pukul 19.00 WIB, petugas menghentikan satu unit truk yang diduga membawa muatan bijih timah ilegal beserta satu kendaraan pendamping di kawasan Air Kantung. Pemeriksaan kemudian dilakukan terhadap kendaraan, pengemudi dan pihak-pihak yang berada di lokasi.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan muatan yang diangkut diduga tidak dilengkapi dokumen resmi sebagaimana diatur dalam ketentuan tata niaga mineral dan batubara. Seluruh muatan beserta pihak terkait kemudian diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Selain mengamankan sekitar 6 ton bijih timah, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lain berupa senjata api rakitan, amunisi, atribut kedinasan, kartu ATM, kartu SIM, telepon seluler, mata uang asing serta sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan aktivitas distribusi timah ilegal.

Petugas juga menemukan sejumlah identitas dan dokumen perjalanan yang kini masih dalam proses verifikasi. Aparat menduga terdapat keterlibatan oknum yang berperan sebagai pelindung atau backing dalam aktivitas distribusi dan rencana pengiriman timah ilegal tersebut.

Saat ini, pihak yang diduga terlibat telah diserahkan kepada instansi berwenang untuk menjalani proses hukum.

Sementara itu, Satlap Tri Cakti bersama Satgasus Satintelmar Pusintelal masih melakukan pendalaman guna mengungkap asal-usul komoditas, jalur distribusi, pola pendanaan hingga kemungkinan adanya jaringan penyelundupan yang lebih luas. (**)

 

banner 970x250 banner 970x250
banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *