PANGKALPINANG, OkeyBung.com – Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, meminta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk dalam hal pengemasan produk, agar nilai jual dan daya saing semakin meningkat.
Menurut Dessy, kualitas produk saja tidak cukup untuk memenangkan persaingan pasar. Pelaku UMKM juga perlu berinovasi dalam pengemasan dan pemasaran agar produknya mampu menjangkau konsumen lebih luas.
Hal itu disampaikannya saat serah terima tiga set alat Modified Atmosphere Packaging (MAP) kepada mitra dalam program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) di Taman Dealova, Pangkalpinang, Kamis (13/8/2026).
“Kita tahu UMKM ini adalah sektor yang sangat berperan dalam pertumbuhan ekonomi di Kota Pangkalpinang. Tetapi UMKM juga tidak boleh seperti ini saja, karena teknologi terus berkembang. Kita harus beradaptasi terhadap perkembangan zaman,” ujar Dessy.
Ia menjelaskan, penggunaan teknologi pengemasan dapat memberikan nilai tambah pada produk UMKM. Bahkan, produk makanan yang sama bisa memiliki harga jual berbeda ketika dikemas dengan lebih menarik dan profesional.
Dessy mencontohkan sejumlah makanan khas Bangka yang memiliki nilai jual lebih tinggi setelah dikemas dengan baik.
“Ini menandakan bahwa produk yang sama, tapi dengan packaging yang lebih bagus, itu akan memberikan value added, nilai tambah dan harga yang lebih tinggi,” katanya.
Karena itu, Dessy berharap bantuan tiga set alat MAP tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima manfaat. Ia juga mengingatkan pelaku UMKM agar terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan usaha.
“Terus belajar biar produknya ini bisa laris manis di pasaran, tidak hanya lokal di Pangkalpinang tapi juga nasional,” ucapnya.
Dessy turut mengapresiasi Universitas Bangka Belitung (UBB), khususnya Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), para dosen, serta tim pelaksana yang telah menjalankan program pengabdian sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia berharap kerja sama antara Pemkot Pangkalpinang, perguruan tinggi, dan mitra strategis lainnya terus diperkuat agar semakin banyak program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Semoga ke depannya, tahun depan makin banyak lagi bantuan-bantuan program pengabdian masyarakat dari universitas, dan itu bisa menjawab kebutuhan dari masyarakat kita,” katanya.
Pemkot Pangkalpinang, lanjut Dessy, terbuka terhadap kolaborasi dengan berbagai mitra untuk mendukung pengembangan UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Mudah-mudahan ke depannya lebih banyak mitra-mitra strategis Pemerintah Kota Pangkalpinang yang bisa memberikan bantuan, baik berupa apa pun kepada masyarakat Kota Pangkalpinang,” tuturnya. **













