PANGKALPINANG, OkeyBung.com – Pemerintah Kota Pangkalpinang menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi dampak kekeringan yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2026. Salah satu upaya yang dilakukan yakni memperkuat distribusi air bersih bagi masyarakat yang mengalami kekurangan pasokan.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif, mengatakan koordinasi telah dilakukan bersama sejumlah instansi untuk memastikan kebutuhan air warga tetap terpenuhi selama musim kemarau.
“Selain penanggulangan kebakaran hutan, juga karena ini adalah terjadi kekeringan, tadi kita sudah koordinasikan juga untuk lebih memperkuat pemberian suplai air ke warga maupun instansi-instansi yang memang kekurangan air, khususnya warga-warga,” kata Saparudin.
Pernyataan tersebut disampaikan usai Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Smart Room Centre, Lantai 2 Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (8/9/2026).
Untuk memperlancar penyaluran air bersih, Pemkot Pangkalpinang melibatkan sejumlah instansi yang memiliki kendaraan pendukung distribusi air, di antaranya PDAM, PT Timah, PLN, Polres Pangkalpinang, dan Kodim.
Armada dari masing-masing instansi disiapkan untuk membantu menyuplai air ke kawasan yang membutuhkan, terutama wilayah yang mulai mengalami keterbatasan pasokan.
“Semua akan menyiapkan mobil-mobil untuk membantu menyalurkan air bersih untuk masyarakat,” ujarnya.
Saparudin mengatakan, ketersediaan air dari PDAM diperkirakan masih mampu memenuhi kebutuhan hingga Oktober. Meski demikian, langkah antisipasi tetap dilakukan untuk menjaga pasokan apabila musim kemarau berlangsung lebih lama.
“PDAM ini masih ada sampai bulan Oktober masih kuat, mudah-mudahan. Tapi PDAM sudah melakukan antisipasi,” katanya.
Salah satu langkah yang dilakukan PDAM adalah mengebor sejumlah titik yang berpotensi menjadi sumber air tambahan.
Pengeboran tersebut telah dilakukan di kawasan Selindung, tepatnya di sekitar Embung Eka Guna. Sumber air yang ditemukan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan suplai air bersih.
“Kemarin mereka melakukan pengeboran di lokasi-lokasi di Selindung, rencana Embung Eka Gunat itu, mereka sudah melakukan pengeboran. Jadi air, nanti air itu biar untuk suplai,” ujar Saparudin.
Selain kawasan Selindung, pengeboran juga direncanakan di sejumlah lokasi yang berada di sekitar kolam retensi. Upaya ini dilakukan untuk menambah alternatif sumber air sekaligus menjaga ketersediaan pasokan selama kekeringan.
Pemkot Pangkalpinang akan terus memperkuat koordinasi lintas instansi agar bantuan air bersih dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut terutama ditujukan bagi warga yang mengalami kesulitan memperoleh air selama musim kemarau. (*)













