banner 970x250
DaerahPangkalpinang

Pokja Pers Gelar Forum Dialog Publik “1 Tahun Pengkal Jadi Apa?”

×

Pokja Pers Gelar Forum Dialog Publik “1 Tahun Pengkal Jadi Apa?”

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, OkeyBung.com — Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan dan Pers Pengkal memastikan persiapan Forum Dialog Publik bertajuk “1 Tahun Pengkal Jadi Apa?” hampir rampung. Menjelang pelaksanaan pada Rabu (21/10/2026), kesiapan teknis kegiatan disebut telah mencapai 99 persen.

Forum tersebut akan digelar mulai pukul 19.30 WIB di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang. Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mengevaluasi arah pembangunan dan tata kelola pemerintahan Kota Pangkalpinang.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Jinggo, mengatakan pembangunan Kota Pangkalpinang yang telah berusia lebih dari 260 tahun harus berjalan berdasarkan perencanaan strategis dan berkelanjutan, serta mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Menurutnya, kesinambungan kebijakan diperlukan agar arah pembangunan tidak berubah-ubah setiap kali terjadi pergantian pemimpin.

“Jangan sampai setiap ganti pemimpin, ganti program, ganti kebijakan, ganti cara pandang. Ini membuat masyarakat Kota Pangkalpinang bingung mau dibawa ke mana arah kota ini. Pangkalpinang bukan kota uji coba,” tegas Jinggo di Pangkalpinang, Selasa (20/10/2026).

Ia juga menepis anggapan bahwa forum tersebut digelar sebagai bentuk tandingan terhadap klaim capaian kinerja Pemerintah Kota Pangkalpinang selama satu tahun terakhir.

Jinggo menegaskan, kegiatan itu justru dirancang sebagai wadah dialog konstruktif yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh lintas generasi, organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga organisasi kepemudaan.

“Kegiatan ini murni menjadi wadah dan sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan pandangan mereka secara langsung terkait potret pembangunan Kota Pangkalpinang selama satu tahun terakhir serta bagaimana arah keberlanjutannya ke depan,” ujarnya.

Selain mengevaluasi pembangunan, forum ini juga akan membahas pentingnya kepemimpinan yang menjunjung tinggi etika dan adab, serta memperkuat mental dan spiritual generasi muda.

Jinggo menilai, semangat gotong royong dalam membangun daerah tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan fisik, tetapi juga melalui sumbangan pemikiran dan gagasan yang terukur untuk kemajuan kota.

Untuk membahas berbagai persoalan tersebut, panitia menghadirkan empat panelis dari latar belakang berbeda, yakni legislatif, sejarah dan budaya, akademisi, serta pers.

Mereka adalah Wakil Ketua DPRD Kota Pangkalpinang Bangun Jaya, sejarawan dan budayawan Bangka Belitung Dato Akhmad Elvian, akademisi Eddy Supriadi, serta wartawan sekaligus pemerhati kebijakan publik M. Zen.

Keempat panelis diharapkan dapat memberikan perspektif beragam, mulai dari pengawasan kebijakan dan anggaran, identitas sejarah serta kearifan lokal, kajian akademis pembangunan, hingga peran pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

Diskusi akan dipandu Yuda Saputra sebagai moderator sekaligus pembawa acara.

Panitia mengajak masyarakat Kota Pangkalpinang untuk hadir dan berpartisipasi dalam forum tersebut. Melalui dialog publik ini, warga diharapkan dapat menyampaikan pandangan dan gagasan demi menentukan arah pembangunan Kota Beribu Senyuman yang lebih terencana dan berkelanjutan. **

 

banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *