banner 970x250
BangkaDaerah

SMSI Bangka Usulkan Tony Wen Jadi Pahlawan Nasional 2027, Minta Dukungan Bupati

×

SMSI Bangka Usulkan Tony Wen Jadi Pahlawan Nasional 2027, Minta Dukungan Bupati

Sebarkan artikel ini

SUNGAILIAT, OkeyBung.com — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bangka menginisiasi pengusulan tokoh kelahiran Sungailiat, Tony Wen, sebagai calon Pahlawan Nasional pada tahun 2027 mendatang. Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan Tony Wen dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua SMSI Kabupaten Bangka, Ahmad Wahyudi, menyatakan bahwa pihaknya telah menempuh berbagai prosedur untuk melakukan audiensi dengan Bupati Bangka, Ferry Insani, guna membahas dukungan pemerintah daerah terhadap proses pengusulan tersebut.

“Kami sudah mengirimkan surat permohonan audiensi, baik secara fisik (hardcopy) maupun digital (softcopy), melalui ajudan dan secara langsung kepada Bupati Bangka,” ujar Ahmad Wahyudi, Minggu (1/11).

Ia menjelaskan, SMSI Bangka memiliki kurun waktu sekitar enam bulan untuk melengkapi syarat-syarat teknis dan administratif sebelum pendaftaran resmi usulan Pahlawan Nasional dibuka oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia pada awal April 2027.

Sebagai bagian dari tahapan kegiatan, SMSI Bangka merencanakan sejumlah agenda penting, di antaranya:

• 10 November 2026: Pemasangan plang nama Jalan Tony Wen (ruas jalan dari Simpang Empat Padang menuju arah Kantor Camat Sungailiat) bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional.

• Penjajakan Kerja Sama: Koordinasi dengan Yayasan Sekolah YPK Kenanga untuk penamaan salah satu fasilitas/ruangan basketball atas nama Tony Wen.

• Kajian Akademis: Pelaksanaan seminar publik dan kajian ilmiah berkoordinasi dengan Institut Pahlawan 12 guna memperkuat landasan historis perjuangan Tony Wen.

Secara historis, Tony Wen merupakan tokoh penting kelahiran Sungailiat yang berperan aktif dalam perjuangan kemerdekaan, termasuk memfasilitasi penyediaan logistik senjata serta mendukung pengasingan Soekarno-Hatta di Pulau Bangka pada masa agresi militer Belanda.

Ahmad Wahyudi menegaskan bahwa pergerakan SMSI Bangka ini tidak berorientasi pada kepentingan politik maupun bantuan anggaran daerah, melainkan murni aksi nyata generasi muda dalam merawat sejarah dan semangat kebangsaan.

“SMSI hadir bukan semata-mata mencari panggung. Kami ingin menguatkan kembali semangat kebinekaan dan keharmonisan masyarakat melalui semboyan ‘Fan Ngin Thong Ngin Jit Jit’ (Tionghoa dan Melayu Sama Saja). Tony Wen adalah simbol persatuan tersebut,” tegasnya.

SMSI Bangka berharap Pemkab Bangka dapat mendukung penuh langkah historis ini, minimal melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) Penetapan Nama Jalan Tony Wen di Kota Sungailiat sebagai wujud legalitas awal pengusulan ke tingkat nasional.

“Jika audiensi tatap muka belum dapat terlaksana, kami sangat berharap Pak Bupati berkenan menerbitkan SK Penetapan Nama Jalan Tony Wen di Sungailiat. Dokumen legalitas tersebut sangat krusial bagi kami untuk melangkah ke tahap pengusulan selanjutnya,” pungkas Ahmad Wahyudi. *

 

banner 970x250banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *