SUNGAILIAT, OkeyBung.com — Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Agam Dliya Ul-Haq, menggelar kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun Sidang II 2026 di Kelurahan Parit Padang, Sungailiat, Minggu (17/5/2026).
Reses tersebut tampak berbeda karena turut menghadirkan perwakilan dari delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Babel guna menyerap langsung berbagai aspirasi masyarakat.
Dalam sambutannya, Agam menuturkan bahwa reses menjadi momentum penting bagi anggota dewan untuk menghimpun usulan warga yang nantinya diperjuangkan melalui Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.
Ia mengaku sebelumnya sempat menyampaikan kritik dalam rapat paripurna lantaran masih banyak aspirasi masyarakat yang belum terakomodasi secara optimal akibat keterbatasan kuota program.
“Walaupun jumlah usulan hari ini mungkin tidak terlalu banyak, insya Allah akan menjadi dasar kuat untuk pengajuan pokir kami. Karena itu, kami sengaja menghadirkan langsung perwakilan OPD agar kebutuhan masyarakat Parit Padang bisa didengar sekaligus dicari solusi terbaiknya,” kata Agam di hadapan warga.
Adapun OPD yang hadir berasal dari berbagai sektor pelayanan publik. Dari bidang pendidikan hadir Plt Kacabdin Wilayah I, Marta, yang membidangi SMA dan SMK di Kabupaten Bangka. Kehadiran pihak pendidikan dimanfaatkan warga untuk berkonsultasi terkait penerimaan siswa baru hingga persoalan fasilitas sekolah.
Sementara itu, Dinas PUPR diwakili Juhari yang menerima berbagai masukan mengenai infrastruktur jalan provinsi, jembatan hingga drainase lingkungan. Dari sektor kesehatan, Kabid Sumber Daya Kesehatan, Ratu Zainab, turut menerima keluhan masyarakat terkait layanan BPJS dan penanganan kesehatan.
Pada bidang sosial, Kepala UPT Dinas Sosial, Taufik, memberikan penjelasan mengenai DTKS, bantuan sosial, hingga Program Keluarga Harapan (PKH). Sedangkan dari sektor pertanian, Ernawati dari Bidang Ketahanan Pangan menerima aspirasi petani terkait pupuk subsidi dan bantuan pertanian.
Kegiatan reses itu juga menghadirkan Kepala Biro Kesra Provinsi Babel, Yasir Mustafa, yang merupakan putra asli Parit Padang. Ia menjelaskan sejumlah program bantuan pemerintah provinsi, mulai dari bantuan rumah ibadah, biaya pengobatan rujukan ke luar daerah hingga beasiswa bagi siswa berprestasi dan keluarga kurang mampu.
Selain itu, sektor UMKM diwakili Muhammad Nasirin Yusuf yang membuka ruang bagi pelaku usaha kecil untuk mendapatkan bantuan alat usaha dan program pemberdayaan ekonomi. Dari Disnaker Provinsi Babel, Sherly turut memaparkan peluang pelatihan kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK) bagi para pemuda di Parit Padang.
Agam berharap kolaborasi antara legislatif dan eksekutif tersebut mampu menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat. Sebagai warga asli Parit Padang, ia mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk memperjuangkan kebutuhan daerah asalnya agar mendapat perhatian pemerintah provinsi.
“Parit Padang ini rumah saya. Jadi saya berharap setiap aspirasi masyarakat bisa benar-benar diperhatikan dan dimaksimalkan oleh OPD terkait,” ujarnya. (*)












